Judul Buku: Profil Desa Tamansuruh Sejarah, Tradisi, Budaya & Adat
Nama Penulis: Ahmad Khoiri Zen, Jihan Karimah, Moch. Wildani Dwi Sulaiman, Achmad Muhammad Al-Jauzi, Raden Mochammad Syafiq, Vira Valerina, Rifqil Afirian Maulana, Afifatuz Zahroh Syahrani, Candra Ayu Auliana, Dela Safitri, Nabila Zain Faradis, Yusshinta Fitriana, Resty Agnesia Yolanda, Irma Aulia, Nayla Rizqi Kamila, Dwi Rojak Alfian Wiranto, Febri Yogi Setiawan.
Jenis Naskah: Buku informasi/pengetahuan (Nonfiksi)
Blurb: Di bawah pangkuan lereng Gunung Ijen yang hijau dan subur, terhampar sebuah desa adat Osing yang kaya akan nilai spiritual, sejarah, dan kearifan lokal: Desa Tamansuruh. Berawal dari bentangan Tegal Alas dan jejak perjuangan patriotik Buyut Idoh, Tamansuruh yang secara filosofis bermakna “Taman Sirih” tumbuh menjadi kawasan yang merawat harmoni antara tradisi leluhur, benteng keagamaan, dan kelestarian alam.
Buku ini memotret secara mendalam denyut kehidupan dan identitas unik dari lima dusun di Desa Tamansuruh: Dusun Krajan dengan Sentra pemerintahan dan pilar keagamaan yang menjaga tradisi Islam harian serta warisan seni Pencak Sumping Gagak Hitam. Dusun Andong merupakan cermin kerukunan warga Osing, tradisi sakral Tumpeng Songo, dan teater Ande-Ande Lumut. Dusun Wonosari merupakan Etalase pariwisata berkelanjutan yang memadukan keasrian Pemandian Tamansuruh berbasis air alami dengan model pemberdayaan pemuda masjid. Dusun Mondoluko merupakan Benteng jejak sejarah perjuangan yang merawat ritual Ider Bumi, Mocoan Lontar Yusuf, dan Pencak Sumping Cibago. Dan yang terakhir Dusun Gadog, Pusat spiritualisme dan terapi kesehatan alami melalui mata air Sumber Waras serta ritual Ider Bumi Obor.
Deskripsi Buku: Buku ini memotret secara mendalam denyut kehidupan dan identitas unik dari lima dusun di Desa Tamansuruh: Dusun Krajan dengan Sentra pemerintahan dan pilar keagamaan yang menjaga tradisi Islam harian serta warisan seni Pencak Sumping Gagak Hitam. Dusun Andong merupakan cermin kerukunan warga Osing, tradisi sakral Tumpeng Songo, dan teater Ande-Ande Lumut. Dusun Wonosari merupakan Etalase pariwisata berkelanjutan yang memadukan keasrian Pemandian Tamansuruh berbasis air alami dengan model pemberdayaan pemuda masjid. Dusun Mondoluko merupakan Benteng jejak sejarah perjuangan yang merawat ritual Ider Bumi, Mocoan Lontar Yusuf, dan Pencak Sumping Cibago. Dan yang terakhir Dusun Gadog, Pusat spiritualisme dan terapi kesehatan alami melalui mata air Sumber Waras serta ritual Ider Bumi Obor.
ISBN:
